Kangen Ayam Goreng Rumahan? Ya Ayam Goreng Pandawa

Hai Hai sobat Mlaqumlaqu. Bogor kalau akhir pekan tuh emang nggak pernah ada matinya ya? Selalu ada aja alasan buat kita jalan-jalan, entah cuma demi nyari udara segar atau berburu kulineran baru. Dan Bogor nggak pernah kehabisan cerita kalau soal kuliner, setuju ngga, sob? 

Mulai dari kuliner lokal, kekinian hingga yang viral. Tapi, buat saya nih, mau sekeren apa pun kafe atau restoran estetis yang bermunculan, ujung-ujungnya lidah saya emang nggak bisa bohong: nasi hangat ketemu ayam goreng plus sambal yang mantap itu selalu jadi comfort food nomor satu. 

Baca juga: Pen Jakarta Resto and Bar

Kabar baiknya buat para pemburu kuliner, per tanggal 27 Juni kemarin, Bogor kedatangan satu amunisi baru yang siap memanjakan lidah, yaitu Ayam Goreng Pandawa. Baru aja buka, tempat ini langsung diserbu warga lokal yang penasaran. Penasaran nggak sih, apa yang bikin resto ayam goreng satu ini langsung se-ramai itu di hari pertama?

Buat kamu yang lagi cari referensi tempat makan keluarga atau sekadar pengen comfort food yang mantap di Bogor, yuk simak cerita saya yang berkesempatan icip-icip bareng Komunitas Bogor Local Guide. 

Ayam Goreng Pandawa Bogor: Tempat Baru, Menu Candu

Berlokasi di Jalan Pemuda No. 36, Tanah Sareal, Kota Bogor, rumah makan Ayam Goreng Pandawa ini cukup mudah dijangkau. Saya yang dari planet Bekasi naik kereta CommuterLine turun di stasiun Bogor. Lalu lanjut naik bus Kita 5K atau 6K atau angkot 07 jurusan Ciparigi turun di depan gedung DPRD Baru. Kalau yang suka jalan kaki sambil menikmati suasana sejuknya kota Bogor bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 40 menit atau sejauh 3,3 km. 

Begitu sampai di lokasi, kesan pertama yang tertangkap adalah areanya yang luas dan bersih. Berbeda dari kedai ayam goreng tradisional yang biasanya agak sumpek, Ayam Goreng Pandawa ini mengusung konsep resto modern yang nyaman dan homey. 

Area Duduk yang Beragam. Pilihan areanya cukup banyak. Mau makan santai di meja semi-outdoor sambil menikmati semilir angin Bogor bisa, atau mau di area indoor yang lebih adem juga tersedia. Tata letak mejanya sengaja dibuat berjarak, jadi kalau kita datang rombongan bareng keluarga besar nggak bakal terasa desak-desakan.

Fasilitas Pendukung. Karena ini resto yang menyasar segmen keluarga, fasilitasnya terbilang dipikirkan dengan matang. Parkirannya cukup mengakomodasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Toilet dan musalanya pun bersih dan wangi—poin plus yang krusial banget. 

Selain itu mereka juga menyediakan pojok anak, buat pengunjung yang membawa buah hatinya dapat memanfaatkan pojok ini sambil menunggu hidangan yang dipesan datang. Layaknya rumah di mana anak-anak dapat bermain dengan nyaman, begitu pula dengan restoran Ayam Goreng Pandawa yang ingin anak-anak berasa nyaman seperti di rumah. Untuk pelayanannya juga terbilang cekatan dan ramah meski kondisinya lagi ramai-ramainya (full house!).

Baca juga: Menu di Kantin Perpusnas

Menu Rumahan tapi Ngga Murahan

Diterima dengan ramah oleh para staf, saya diarahkan untuk menuju ruang khusus di mana beberapa teman anggota Bogor Local Guide sudah tiba. Dalam kesempatan tersebut pihak manajemen memberikan sedikit penjelasan tentang Ayam Goreng Pandawa ini. 

Bogor Local Guide di Ayam Goreng Pandawa. Dok: BLG Ain. 
Restoran Ayam Goreng Pandawa bukan hanya tentang menyajikan ayam goreng yang enak, tetapi tentang bagaimana setiap tamu merasa diterima seperti keluarga sendiri. Mereka ingin menghadirkan pengalaman makan yang hangat, nyaman, dan penuh perhatian layaknya keluarga.

Dengan konsep rumah makan ala Nusantara dan berkesan rumahan, restoran Ayam Goreng Pandawa ingin memberikan kenikmatan yang hakiki kepada customernya. Terlihat dari menu yang ditawarkan yaitu menu rumahan tapi tidak murahan, serta adanya open kitchen yang dapat dilihat langsung oleh customer. Konsep ini mengedepankan dan memastikan bahwa pengunjung dapat melihat bahan baku dan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas.


Masuk ke menu utama, Ayam Goreng Pandawa ini sepertinya punya misi untuk memanjakan pencinta kuliner asin-gurih-pedas. Ini beberapa menu yang sempat kami coba kemarin:

Menu Utama. Ayam rempah Pandawa dan Ayam gurih Dipayana. 

Ayamnya tipe yang bumbunya meresap sampai ke tulang. Dagingnya juicy lucy bukan Mahalini (nggak kering), dan bumbu ungkepannya berasa banget ketumbar dan rempah lainnya. 

Nasi dan Sambal. Untuk pilihan nasi ada nasi putih dan nasi gurih pedas, sedangkan sambal tersedia sambal bawang dan sambal tomat. Sambalnya punya karakter pedas yang menggigit tapi masih ada sentuhan rasa gurih-manis yang seimbang, bukan tipe pedas yang bikin lidah mati rasa. 

Aneka Sayur. Ada sayur asem, aneka tumisan, pepes dan jukut goreng. 

Pendamping. Ada kulit, usus, kepala, ceker, ati, ampela yang digoreng pas, gurih, kenyal tanpa bau amis sama sekali. Juga tersedia tahu tempe dan telor orak arik goreng serta perkedel cimplung. Cocok banget buat tambahan tekstur di piring.

Minuman. Untuk minuman tersedia es teh, es jeruk, aneka jus serta Penutup es duren Pandawa, es Goyobod dan es Doger. Yang saya pesan yaitu es jeruk, segar, manisnya pas. 

Nikmad yang Haqiqi

Secara keseluruhan, kehadiran Ayam Goreng Pandawa ini jadi angin segar buat peta kuliner di Bogor. Mereka berhasil mengemas sajian lokal yang merakyat dengan fasilitas resto yang bersih, modern, dan nyaman untuk semua kalangan. Dengan jam operasional setiap hari Senin-Minggu, dari pukul 08.00-21.00 WIB untuk di hari kerja dan 08.00-22.00 di akhir pekan dan harga yang affordable. Untuk pembayaran mereka baru menerima secara tunai dan transfer, ke depannya sedang proses untuk pembayaran melalui QRIS. 

Nasi hangat dipadu ayam goreng garing, taburan jukut goreng, ditambah cocolan sambalnya yang juara, rasanya udah lebih dari cukup buat bikin momen makan siang atau makan malam jadi memuaskan.

Inilah definisi mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan, seperti tagline mereka "Nikmad yang Haqiqi". Selain itu nama restoran Ayam Goreng Pandawa, yang secara historis diambil dari nama tokoh pewayangan legendaris Pandawa Lima. Bukan kebetulan juga kalau jumlah ownernya ada 5 orang, sama seperti jumlah tokoh Pandawa.

Jadi bagaimana, penasaran pengen langsung membuktikan sendiri kelezatan ayam goreng Pandawa? Jangan lupa ajak keluarga atau teman dekatmu buat ikutan Mlaqumlaqu dan kulineran ke sini!

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Hai..Terima kasih sudah mampir di blog saya. Tolong tinggalkan komen dengan bahasa yang santun, No Sara, No Politik.