Hai sobat Mlaqumlaqu. Kalau hendak bepergian ke negara lain, selain membutuhkan paspor kita juga membutuhkan ijin berkunjung atau disebut visa. Untuk mendapatkan visa tersebut kita harus mendaftarkan melalui kedutaan negara yang akan kita kunjungi.
Nah.. Sobat Mlaqumlaqu, tau nggak selain untuk mendapatkan visa di kedutaan, apa aja sih yang bisa dilakukan di sana? Berdasarkan pengalaman saya berkunjung ke kedutaan negara-negara asing di Jakarta, ada beberapa kedutaan yang mengadakan acara untuk umum, tapi tentunya dengan mendaftar terlebih dahulu.
Di Kedutaan dari Baca Buku Hingga Nonton Festival Film
Beberapa kedutaan asing di Jakarta ada kedutaan yang membuka kunjungan untuk umum. Biasanya di tiap kedutaan ada perpustakaan yang dibuka untuk umum, seperti kedutaan besar negara Belanda, Jerman, Perancis, Jepang, dan masih banyak lagi.
Selain perpustakaan yang dibuka untuk umum, kedutaan-kedutaan besar ini juga seringkali mengadakan acara yang apabila masyarakat umum ingin hadir dibutuhkan pendaftaran terlebih dahulu. Biasanya acara yang dibuka untuk umum dishare di sosial media seperti instagram atau berkolaborasi dengan komunitas.
Baca juga: Berkunjung ke Rumah Rusia
Dari kedutaan besar negara asing yang ada di Jakarta, saya sempat mengunjungi beberapa. Kebetulan sekali ketika saya berkunjung itu pas ada acara, baik itu pameran maupun festival film. Acara-acara tersebut dibuka untuk umum dan tentunya dengan mendaftar terlebih dahulu.
Seperti yang sekarang ini sedang berlangsung yaitu Europe on Screen Festival 2026 (EoS 2026) yang digelar dari tanggal 4-14 Juni 2026. Festival ini merupakan festival pemutaran film Eropa dan juga ada diskusinya yang salah satu venuenya di kedutaan besar Austria, Pusat Kebudayaan IFI (Institut Français d'Indonésie) Perancis, dan Pusat Kebudayaan Erasmus Huis, Belanda.Festival EoS 2026 ini sudah berlangsung sebanyak 26 kali dan berlangsung tiap tahun. Sebagai penikmat film sekaligus orang yang hobi mlaqumlaqu keliling kota, ajang seperti Europe on Screen ini ibarat paket komplit. Bayangkan saja, kita tidak hanya disuguhi tontonan berkualitas yang sarat budaya, tapi juga diberikan akses masuk legal untuk mengintip area kedutaan asing yang biasanya dijaga super ketat. Ada sensasi tersendiri saat melangkah melewati pintu gerbangnya.
Mengintip Hangatnya Erasmus Huis, IFI dan Kedutaan Austria
Dari ketiga lokasi kedutaan/kebudayaan asing yang menjadi venue event EoS 2026 ini, salah satu tempat favorit saya adalah Erasmus Huis. Pusat kebudayaan Belanda ini berada di area Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Kuningan. Tempat ini rasanya sudah seperti rumah kedua bagi para pencinta literasi dan seni di Jakarta.
![]() |
| Salah satu sudut outdoor di Erasmus Huis. |
![]() |
| Warung Belanda di Erasmus Huis |
![]() |
| Perpustakaan di IFI Jakarta |
Sementara itu di Kedutaan Besar Austria, suasananya terasa lebih formal namun tetap menyambut hangat. Menghadiri pemutaran film di sana memberikan pengalaman eksklusif yang jarang bisa kita dapatkan di bioskop-bioskop komersial di dalam mal.
Tips Berburu Event dan Berkunjung ke Kedutaan
Nah, sobat Mlaqumlaqu, tertarik untuk mencoba pengalaman baru ini? Berdasarkan pengalaman saya berkunjung ke berbagai kedutaan dan pusat kebudayaan asing, ada beberapa tips ringan yang perlu diperhatikan agar kunjunganmu lancar jaya:
- Pantau Media Sosial. Kedutaan dan pusat kebudayaan seperti @erasmushuis_, @ifi_indonesia, @goetheinstitut_indonesien, atau @eos_jakarta sangat aktif di Instagram. Informasi pameran, workshop, hingga festival film gratis selalu diperbarui di sana.
- Daftar Lebih Awal. Karena kuota biasanya terbatas (terutama untuk pemutaran film di dalam area kedutaan), pastikan sobat langsung mendaftar begitu tautan registrasi dibuka.
- Siapkan Identitas Diri (KTP/Paspor). Ini hukumnya wajib! Keamanan di area kedutaan sangat ketat. Kalian harus melewati pemeriksaan pemindai metal dan menitipkan kartu identitas serta terkadang gadget tertentu di pos penjagaan.
- Patuhi Aturan Berpakaian dan Memotret. Kenakan pakaian yang rapi dan sopan. Ingat, tidak semua sudut kedutaan boleh difoto demi alasan keamanan. Tanyakan selalu pada petugas sebelum menjepret, ya.
Menjelajahi Jakarta memang tidak pernah kehabisan cerita. Berkunjung ke kedutaan asing membuktikan bahwa jalan-jalan ke luar negeri ternyata bisa dirasakan atmosfernya tanpa perlu membeli tiket pesawat yang mahal. Cukup modal rasa ingin tahu, mendaftar event, dan melangkahkan kaki.
Jadi, dari sekian banyak kedutaan asing yang membuka pintunya untuk umum di Jakarta, kedutaan mana nih yang paling ingin sobat Mlaqumlaqu kunjungi duluan? Yuk, ceritakan di kolom komentar!














Tidak ada komentar
Posting Komentar
Hai..Terima kasih sudah mampir di blog saya. Tolong tinggalkan komen dengan bahasa yang santun, No Sara, No Politik.