Hai sobat Mlaqumlaqu. Selamat Idulfitri 1447 H untuk sobat Mlaqumlaqu muslim dan muslimah. Maaf lahir batin,ya🙏. Libur Lebaran kemana aja, nih? Ada yang ngga mudik juga kah? Kebetulan banget nih, mumpung libur Lebaran kemarin dan lagi ada promo tarif Rp1 untuk pengguna transportasi LRT, MRT dan TransJakarta, saya manfaatkan untuk keliling Jakarta sekaligus kulineran.
Sebagai pengguna transportasi umum di Jabodetabek, musim libur Lebaran ini jalanan Jakarta jadi tampak lebih lengang dari biasanya. Kebayang donk, hampir blabla% yang bekerja di Jakarta itu adalah pendatang. Jadi ketika musim mudik Lebaran gini otomatis penghuni Jakarta jadi berkurang.
 |
| Libur Lebaran keliling Jakarta |
Baca juga:
TransJakarta Jabodetabek Promo Rp1 dari MRT, TransJakarta dan LRT
Lebaran hari pertama 1 Syawal 1447 H atau bertepatan dengan hari Sabtu, 21 Maret 2026, saya sekeluarga berkumpul dengan keluarga besar di salah satu rumah keponakan. Kebetulan pula tahun ini salah satu kakak perempuan saya yang bermukim di UK juga mudik ke Jakarta bersama suaminya. Jadilah momen Lebaran ini jadi momen yang ditunggu-tunggu karena kami bisa kumpul semua.
 |
| Kumpul keluarga besar di hari pertama Idulfitri 1447 H. |
Menjadi salah satu tradisi di keluarga besar saya yaitu berkumpul di hari pertama Lebaran setelah melangsungkan shalat Idulfitri. Alhamdulillah setiap tahun kami bisa berkumpul dan bergiliran di salah satu rumah. Sayangnya tahun ini kakak tertua kami tidak dapat hadir dikarenakan kondisi kesehatannya. Jadilah kami yang bergiliran mengunjunginya.
Di hari kedua Lebaran, berhubung ketiga anak saya sudah mulai masuk kerja, jadilah saya sendiri gabut. Kebetulan juga teman dari Purwakarta, Mira, ngajakin jalan-jalan keliling Jakarta. Wah boleh juga nih, pikir saya. Mumpung lagi ada promo libur Lebaran, transportasi umum mulai dari MRT, TransJakarta dan LRT mengenakan tarif flat Rp1 mulai dari tanggal 21-22 Maret 2026 atU bertepatan dengan hari 1 dan 2 libur Lebaran.
 |
| Di KRL CommuterLine. |
Jadilah kami janjian di stasiun Bekasi pukul 8 pagi. Dari stasiun Bekasi kami naik kereta commuter dengan jurusan Angke Kampung Bandan dan turun di stasiun Sudirman. Berhubung hari Minggu, rencananya mau sekalian CFD (Car Free Day) juga, eh ternyata CFD hari itu ditiadakan. Kami yang tadinya mau sarapan di sekitaran area CFD terpaksa putar haluan cari sarapan ke Blok M.
Dari stasiun Sudirman kami berjalan menuju Bunderan HI untuk berfoto-foto sekalian ke stasiun MRT untuk kulineran di negara Blok M. Bunderan HI saat itu masih terlihat lengang, tidak terlalu ramai orang yang berolahraga. Terlihat juga ornamen menyambut Idulfitri dan tersembul janur di antaranya yang merupakan representasi Hari Raya Nyepi umat Hindu.
 |
| Di Bunderan HI. |
Bulan Ramadan tahun ini memang terlihat sekali nuansa toleransi di negara kita. Di awal bulan Ramadan disambut juga dengan Imlek yang merupakan perayaan Tahun Baru Cina, juga berbarengan dengan puasa pra Paskah umat Katolik. Di akhir Ramadan disambut dengan Hari Raya Nyepi dan setelah Idulfitri datang Paskah. Itulah indahnya keberagaman di negara kita yang mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika.
 |
| Di MRT Jakarta. |
Dari stasiun MRT Bunderan HI kami menuju Blok M. Masih dalam promo Lebaran tarif spesial Rp1 juga berlaku di MRT. Dengan kartu uang elektronik saya mentap kartu memasuki area stasiun. Sepanjang 16 km rute dari stasiun MRT Bundaran HI sampai stasiun Blok M atau selama 30 menit dengan 13 perhentian, yaitu stasiun stasiun Dukuh Atas BNI, Setiabudi Astra, Bendungan Hillir, Istora Mandiri, Senayan Bank DKI, ASEAN dan Blok M BCA.
Sesampainya di stasiun Blok M, kami bergegas menelusuri area Blok M yang pagi itu ternyata sudah ramai orang. Pagi itu jam menunjukkan pukul 10.00 pagi, harusnya sih sudah banyak toko-toko yang buka, termasuk kedai makanan. Bahkan kami sempat melihat kedai makanan yang viral dan sudah mengular yang mengantri. Sayangnya di foodcourt di Blok M Square yang berada di lantai bawah, masih banyak yang belum buka. Padahal di area itu banyak aneka pilihan kuliner dengan harga terjangkau dibanding dengan di area atasnya.
 |
| Antrian jajanan viral. |
Akhirnya kami putuskan untuk berpindah ke area Melawai, tepatnya di gedung Pasaraya. Di sisi samping gedung tersebut banyak aneka kedai makanan. Setelah melihat-lihat, kami putuskan untuk mampir di Kaya Tiam dan memesan nasi goreng dengan es teh leci. Sayang saking lapernya ngga sempet fotoin makanan dan minumannya.
Dari Kaya Tiam, menyempatkan diri tepatnya numpang istirahat di Gramedia Jalma. Saya baru tahu kalo Jalma itu diambil dari bahasa Sunda artinya orang. Memang sih, toko buku legend ini interiornya homey banget, memanusiakan sekali, bikin pengunjung betah.
 |
| Numpang ngadem di Gramedia Jalma. |
Dari Gramedia, masih seputaran negara Blok M, kami putuskan untuk ke Blok M Hub yang tepatnya di lantai dasar terminal Blok M. Keberadaan Blok M Hub ini makin bersinar, banyak tenant-tenant makanan juga produk fashion di sini. Kuliner viral juga kebanyakan ada di sini, salah duanya Mie Kangkung Kite dan Susu Murni Bahagia. Seperti biasa antriannya mengular, yah sekali-kali deh ikutan ngantri yang lagi viral juga hehehe.
 |
| Ikut antri di Susu Murni Bahagia. |
Seporsi mie Kangkung Kite dibandrol Rp35.000, mienya kenyal, gurih dengan topping daging dan cukup mengenyangkan. Sedangkan untuk segelas Susu Murni Bahagia dibandrol mulai dari harga Rp20.000-35.000,- tergantung variannya.
 |
| Menu Susu Murni Bahagia Blok M Hub. |
 |
| Mie Kangkung Kite Blok M Hub. |
Sobat Mlaqumlaqu, ngga terasa hari sudah semakin siang. Dari Blok M perjalanan menggunakan transportasi umum dengan promo Lebaran Rp1 masih berlanjut. Setelah naik MRT dari stasiun Bundaran HI, kini kami menggunakan bus TransJakarta menuju stasiun LRT Dukuh Atas. Dari terminal Blok M, kami menaiki rute Blok M-Kota di jalur 1 dan turun di halte Dukuh Atas 1 lalu jalan kaki ke stasiun LRT Dukuh Atas yang juga terintegrasi dengan stasiun KRL CommuterLine Sudirman.
 |
| Di TransJakarta koridor 1 Blok M-Kota. |
 |
| Di LRT Jabodebek. |
 |
| Di stasiun LRT Dukuh Atas. |
Walau libur Lebaran tapi masyarakat yang bepergian terlihat ramai. Banyak orang tua yang membawa keluarganya bepergian menggunakan transportasi umum. Transportasi umum kini menjadi alternatif wisata keliling Jakarta di musim liburan seperti Lebaran kali ini. Lengkap sudah perjalanan libur Lebaran kali ini. Next coba transportasi umum ke mana lagi, ya?
 |
| Di LRT Jabodebek rute Dukuh Atas-Jatimulya. |
Tidak ada komentar
Posting Komentar
Hai..Terima kasih sudah mampir di blog saya. Tolong tinggalkan komen dengan bahasa yang santun, No Sara, No Politik.