5 Rekomendasi Film Layak Tonton untuk di Perjalanan

 Hai sobat Mlaqumlaqu. Ketika bepergian menggunakan kendaraan baik darat, laut maupun udara, seringkali kita merasa bosan. Apalagi bila perjalanan yang dilakukan memakan waktu yang cukup lama. Memang sih, melihat pemandangan dari jendela itu seru, tapi ada kalanya kita butuh hiburan ekstra biar waktu nggak terasa lambat.

Selain membaca buku, mengintip kehebohan di lini masa sosial media, ke restorasi kereta atau mengobrol melalui chat pribadi, biasanya saya juga suka menonton film untuk mengusir rasa bosan selama dalam perjalanan. Nah, biar semangat petualanganmu tetap membara meski lagi duduk manis di kursi penumpang, saya sudah merangkum 5 rekomendasi film bertema perjalanan, yang kali ini film lokal, yang bakal bikin perjalanan kamu makin berkesan!

Baca juga: Mendadak Kebumen: Ketinggalan Kereta di Purwokerto

5 Rekomendasi Film Biar Perjalananmu Ngga Bosan

1. Kulari ke Pantai (Indonesia, 2018)

Film ini merupakan garapan duo Riri Riza dan Mira Lesmana. Menurut saya film ini adalah paket lengkap. Menceritakan road trip seru dari Jakarta ke Banyuwangi sejauh 1.000 km lebih. Dari judulnya, kebayang pemandangan yang bakal disuguhi yaitu jalur darat Pulau Jawa yang cantik banget. Cocok nih buat kamu yang lagi road trip bareng keluarga karena ceritanya hangat dan penuh tawa.

Taman Nasional Baluran. Dok: website tnbaluran. 
Di film ini daerah wisata yang menjadi latar belakang lokasinya adalah Taman Nasional Baluran dan pasar Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. Taman Nasional Baluran dijuluki sebagai Africa Van Java adalah kawasan konservasi seluas 25.000 hektar di ujung timur Pulau Jawa (Situbondo/Banyuwangi) yang terkenal dengan padang savana Bekol yang luas, hutan mangrove, dan pantai. Ekosistem yang unik ditawarkan di area wisata ini yang kawasannya mirip di Afrika dengan pemandangan gunung Baluran.

📍Taman Nasional Baluran, Jalan Raya Banyuwangi, Situbondo Km. 35

2. 3 Hari Untuk Selamanya (Indonesia, 2007)

Siapa yang ngga kenal Nicholas Saputra yang akrab disapa NicSap. Baik akting dan filmnya patut diacungi jempol. Film 3 Hari Untuk Selamanya ini diperankan bareng Adinia Wirasti yang menceritakan perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta menggunakan mobil tua.

Salah satu scene yang menampilkan keindahan pemandangan jalur Jogjakarta. Dok:milesproduction

Film ini menangkap esensi "perjalanan" yang sesungguhnya, bukan sekedar soal tujuannya, tapi soal percakapan dan kedekatan yang terbangun selama di jalan. Sangat reflektif dan vibe-nya santai banget. Belum lagi dominasi pemandangan sepanjang perjalanan yang sangat indah. 

3. Eat Pray Love (Amerika, 2010)

Ketika film ini ramai dibicarakan, saya gagal fokus dengan latar belakang lokasinya. Siapa yang nggak tahu film ini? Film yang bercerita tentang perjalanan Elizabeth Gilbert mencari jati diri ke Italia, India, dan berakhir di indahnya Bali.

Pantai Padang-Padang di Bali. Dok: Bali Rafting Tours
Menonton film ini saat sedang traveling rasanya seperti sedang meditasi visual. Sangat cocok buat kamu yang lagi melakukan solo traveling untuk mencari suasana baru. Adegan yang memperlihatkan keindahan pulau Bali tepatnya di pantai Padang Padang. Pantai yang terkenal dengan pasirnya yang putih bersih dan ombaknya yang terkenal di kalangan para surfer dunia. 

📍Pantai Padang-Padang, Jalan Labuansait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. 

4. Trinity, The Nekad Traveler (Indonesia, 2017)

Diangkat dari blog legendaris, film ini menceritakan perjuangan seorang karyawan yang hobi jalan-jalan meskipun jatah cutinya terbatas. Sebagai blogger, tentu tidak asing dengan blog Trinity yang banyak bercerita tentang perjalanannya ke berbagai tempat baik di dalam maupun di luar negeri. 

Scene di film Trinity, The Nekad Traveller. Dok: youtube @tujuhbintangsinema
Film ini sangat relatable buat kita semua yang harus pintar-pintar mengatur waktu antara kerjaan dan hobi jalan-jalan. Film yang sangat inspiratif dan penuh tips traveling tersembunyi, belum lagi pemandangan alam di lokasi-lokasi wisata yang dikunjungi, sangat memanjakan mata. 

5. 5 cm (Indonesia, 2012)

Kisah persahabatan lima orang yang mendaki Puncak Mahameru. Film ini sempat memicu tren naik gunung secara massal di Indonesia. Mendadak semangat nasionalisme berkobar dan menjadikan film ini inspirasi bagi para penontonnya untuk melakukan perjalanan mendaki gunung. Belum lagi keindahan Gunung Semeru yang digambarkan dengan sangat megah di sini. Cocok ditonton selama perjalanan dan menjadi teman pengusir rasa bosan. 

Gunung Semeru. Dok: Indonesia Travel
📍Gunung Semeru, Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, perbatasan Lumajang dan Malang, Jawa Timur. 

Tips Menonton Selama di Perjalanan

 Sebenarnya masih banyak lagi film-film bertema perjalanan yang bisa kita tonton sebagai pengusir rasa bosan ketika di kendaraan. Namun yang perlu diperhatikan yaitu kita harus mempersiapkan beberapa hal agar acara menonton selama perjalanan jadi makin mengasyikkan.

Berikut tips menonton selama perjalanan, yaitu:

  • Download Duluan: Jangan mengandalkan sinyal internet di jalan. Pastikan sudah klik tombol download di aplikasi streaming favoritmu. Selama perjalanan bisa saja terjadi gangguan sinyal yang nantinya akan menggangu keasyikan kita menonton. Yang ada bukannya happy malah jadi bete. 
  • Siapkan Headphone: Pilih yang memiliki fitur noise cancelling biar suara mesin bus atau bising di pesawat nggak mengganggu momen nontonmu. Selain itu dengan menggunakan headphone kita juga menjaga ketenangan penumpang yang ada di sekitar kita. 
  • Power Bank: Walaupun di kendaraan yang kita naiki tersedia colokan, tapi ada baiknya kita juga menyiapkan power bank untuk berjaga-jaga. Jangan sampai film lagi seru-serunya, eh HP malah mati. Pastikan daya baterai aman ya. 

Menonton film jadi salah satu pengusir rasa bosan di perjalanan. 

Nah sobat Mlaqumlaqu, jadi film mana nih yang bakal nemenin perjalanan kamu kali ini? Atau kamu punya rekomendasi film perjalanan favorit lainnya? Tulis di kolom komentar bawah ya, siapa tahu jadi inspirasi saya untuk mengunjungi lokasi tempat film itu dibuat. Happy traveling and watching, Sobat Mlaqumlaqu!


Tidak ada komentar

Posting Komentar

Hai..Terima kasih sudah mampir di blog saya. Tolong tinggalkan komen dengan bahasa yang santun, No Sara, No Politik.