Hai sobat Mlaqumlaqu. Siapa bilang liburan atau jalan-jalan santai ke luar kota itu harus mahal dan ribet? Apalagi kalau udah pertengahan bulan dan budget minim banget tapi butuh healing tipis-tipis. Buat yang tinggal di area Jabodetabek, Purwakarta sering jadi jawaban paling pas untuk sekedar kabur dari rutinitas.
Selain terkenal dengan kuliner Sate Maranggi-nya yang legendaris dan pemandangan Situ Buleud atau Waduk Jatiluhur, akses ke sana sekarang gampang banget. Cukup modal ngga sampai Rp10.000, kamu sudah bisa meluncur dari Jabodetabek menuju Purwakarta naik commuter line atau KRL.
Beberapa kali saya kabur ke Purwakarta naik KRL. Penasaran ngga nih gimana panduan lengkap dan tipsnya?Transit di Stasiun Cikarang
Dari mana pun sobat Mlaqumlaqu berangkat dengan KRL, kunci utama perjalanan hemat ke Purwakarta adalah Stasiun Cikarang. Yup, karena perjalanan hemat ke Purwakarta naik KRL itu pasti akan bertemu di Stasiun Cikarang.
Jadi kereta menuju Purwakarta yang dioperasikan oleh PT KAI Commuter adalah Commuter Line Walahar (KA Walahar Express). Kereta lokal ini bertindak sebagai sambungan dari Commuter Line Jabodetabek (KRL). Jenis keretanya sendiri seperti kereta jarak jauh dengan kursi tegak berhadapan. Penumpang tidak mendapatkan nomer kursi, jadi SCDD (Siapa Cepat Datang dia yang Dapat kursi).
Untuk skenario rutenya yaitu sebagai berikut:- Dari mana saja di Jabodetabek. Naik KRL Lin Cikarang menuju Stasiun Cikarang (titik stasiun akhir KRL).
- Transit di Cikarang. Keluar dari peron KRL, lalu masuk ke area keberangkatan kereta lokal/intercity di Stasiun Cikarang.
- Lanjut KA Walahar. Naik Commuter Line Walahar langsung menuju Stasiun Purwakarta.
Budget Friendly Banget!
Jangan kaget. Ongkos menuju ke Purwakarta benar-benar ramah di kantong. Bahkan lebih murah dari es kopi kekinian yang sobat beli di kafe-kafe.
KRL Jabodetabek ke Stasiun Cikarang. Berkisar di Rp3.000 – Rp5.000 (tergantung stasiun awal kamu). Commuter Line Walahar jurusan Cikarang– Purwakarta dengan harga flat Rp4.000 per orang
Kalau saya naik dari Stasiun Kranji, total ongkos sekali jalan hanya Rp7000, tidak sampai Rp10.000! Sangat pas buat kantong pelajar, mahasiswa, maupun backpacker. Bandingkan jika sobat naik bus atau travel, berapa selisih biaya yang dikeluarkan. Belum lagi macetnya.
Namun begitu, penting untuk membeli tiket kereta Walahar ini jauh-jauh hari. Ini poin yang paling sering bikin salah paham. Tiket Commuter Line Walahar tidak menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) atau e-money seperti KRL biasa, melainkan tiket yang dipesan secara online via aplikasi KAU Access atau on the spot di stasiun keberangkatan, itupun kalau masih ada.
Berikut cara membeli tiket kereta Walahar:- Unduh Aplikasi Access by KAI. Pemesanan tiket KA Walahar wajib dilakukan via aplikasi ini.
- Pilih Rute. Pilih kereta lokal, lalu masukkan Stasiun Asal Cikarang dan Stasiun Tujuan Purwakarta.
- Waktu Pemesanan. Tiket bisa dipesan mulai dari H-7 sebelum keberangkatan.
- Bayar Non-Tunai. Pembayaran bisa menggunakan saldo yang tersedia, QRIS, e-wallet (seperti LinkAja), atau transfer bank.
Walau tiket kereta Walahar dijual di loket stasiun, tapi sebaiknya pastikan kamu sudah mengamankan tiket di aplikasi sebelum berangkat.
Tips Nyaman & Anti-Gagal Saat Naik Kereta ke Purwakarta
Nah sobat Mlaqumlaqu, agar perjalanan kalian berjalan mulus dan menyenangkan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
- Amankan Tiket dari Jauh-Jauh Hari. Kereta Walahar adalah moda transportasi favorit warga lokal, pekerja komuter, hingga wisatawan. Tiketnya (terutama untuk jam pagi di akhir pekan) sering habis terjual beberapa hari sebelum hari H. Jangan membiasakan membeli mendadak (go-show).
- Beri Jeda Waktu Transit yang Cukup. Saat menyambung KRL ke KA Walahar di Stasiun Cikarang, beri jeda waktu setidaknya 30–45 menit. Ini penting untuk mengantisipasi potensi keterlambatan KRL, antrean tap-out, perpindahan jalur, serta proses boarding dan pastinya untuk mendapatkan kursi dengan posisi terbaik.
- Pilih Jam Keberangkatan Pagi. Kereta Walahar dari Cikarang ada beberapa jadwal (seperti pagi jam 05.50 dan 07.24 WIB). Naik jadwal pagi adalah pilihan terbaik supaya kamu punya banyak waktu untuk menjelajahi Purwakarta sebelum pulang di sore/malam hari.
- Siapkan Camilan dan Air Minum. Perjalanan dari Cikarang ke Purwakarta memakan waktu sekitar 1,5 jam. Berbeda dengan kereta komersial jarak jauh, di dalam KA Walahar tidak ada kereta makan (restorasi) atau penjual makanan keliling. Namun begitu fasilitas toilet dan stop kontak untuk mengisi saya gawai tersedia di tiap deret kursi.
- Kamera Siap On. Pemandangan sepanjang lintasan dari Karawang menuju Purwakarta cukup memanjakan mata, mulai dari hamparan sawah hijau hingga pepohonan rindang. Cocok buat kamu yang suka menikmati perjalanan santai. Yang ikonik yaitu pemandangan bangkai gerbong kereta yang ditumpuk yang sering menghiasi sosial media.
Gimana, gampang banget kan? Buat saya naik Commuter Line ke Purwakarta bukan cuma soal hemat ongkos, tapi tentang menikmati ritme perjalanan yang santai tanpa perlu pusing memikirkan kemacetan jalan raya.
Yuk, jadwalkan akhir pekanmu dan rasakan sensasi petualangan singkat ke Purwakarta!



Tidak ada komentar
Posting Komentar
Hai..Terima kasih sudah mampir di blog saya. Tolong tinggalkan komen dengan bahasa yang santun, No Sara, No Politik.